Sabtu, 28 Maret 2015

NILAI, NORMA, ETIKA dan MORAL

Etika dan Moral mempunyai pengertian yang hampir bersamaan/berkaitan, karena keduanya mengandung nilai dan norma.

Nilai

Sesuatu yang memberi makna hidup yang dijjunjung tinggi, yang mewarnai dan menjiwai tindakan atau perilaku seseorang (steeman, dalam Eka Darma Putra, 1999)

Nilai adalah penghargaan, penghormatan atau kualitas terhadap sesuatu, yang dapat bermanfaat, menyenangkan, memuaskan, menarik, atau sebagai sistem keyakinan (Lamijan, 1995)

Sifat dan Jenis Nilai

1, Nilai bersifat relatif, artinya nilai tergantung oleh tempat dan waktu.
2. Lebih bersifat subjektif, nilai berbeda-beda bagi setiap orang.

Prof. Dr. Notonegoro membagi nilai menjadi :
      1.       Nilai material
      2.       Nilai vitalitas/kehidupan 
      3.       Nilai kerohanian : 
a. Nilai Kebenaran 
b. Nilai Keindahan 
c. Nilai Moralitas/Kesusilaan
d. Nilai Religius



Senin, 23 Maret 2015

STATISTIKA PENDIDIKAN ; Pengantar Statistik Pendidikan



STATISTIK dan STATISTIKA

STATISTIK:
Kumpulan data yang disajikan dalam bentuk tabel/daftar, gambar, diagram, grafik atau ukuran-ukuran tertentu yg menggambarkan suatu persoalan. Misal: statistik penduduk, statistik kelahiran, statistik nilai siswa, dll

STATISTIKA:
Ilmu yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan  data, pengolahan serta penganalisisannya, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yg cukup beralasan berdasarkan data dan penganalisisan yang dilakukan.

STATISTIK DESKRIPTIF

Statistik yang digunakan untuk mendeskripsikan,  menggambarkan, menjabarkan,  atau menganalisis data hasil penelitian sehingga mudah dipahami tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.
Meliputi:
1)       Penyusunan dan Penyajian Data (Tabel, Distribusi Frekuensi, dan Grafik).
2)       Ukuran Pemusatan Data (mean/rata-rata, median, modus, kuartil, dan sebagainya).
3)       Ukuran Penyebaran Data (jangkauan, simpangan rata-rata, variasi, simpangan baku, dan sebagainya).
4)       Ukuran Kemiringan dan Kurtosis.

FILSAFAT PENDIDIKAN, Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli




PENGANTAR FILSAFAT

Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani : Philosophia, yang terdiri atas dua kata:philos (cinta) atau philia (persahabatan, tertarik kepada) dan sophos (hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan, keterampilan, pengalaman praktis, inteligensia).
Jadi secara etimologi, filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran (love of wisdom).
Orang yang berfilsafat disebut filosof yang dalam bahasa Arab disebut failasuf.
Ada beberapa pengertian pokok tentang filsafat menurut kalangan filosof yaitu :
1.    Upaya spekulatif untuk menyajikan suatu pandangan sistematik serta lengkap tentang seluruh realitas.
2.    Penyelidikan kritis atas pengandaian-pengandaian dan pernyataan-pernyataan yang diajukan oleh berbagai bidang pengetahuan.
3.    Disiplin ilmu yang berupaya untuk membantu Anda melihat apa yang Anda katakan dan untuk mengatakan apa yang Anda lihat.

PENGERTIAN FILSAFAT MENURUT PARA AHLI

  • Harold H. Titus (1979 ) 
Filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepecayaan terhadap kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara tidak kritis. Filsafat adalah suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yang dijunjung tinggi
Filsafat adalah suatu usaha untuk memperoleh suatu pandangan keseluruhan
Filsafat adalah analisis logis dari bahasa dan penjelasan tentang arti kata dan pengertian ( konsep )
Filsafat adalah kumpulan masalah yang mendapat perhatian manusia dan yang dicirikan jawabannya oleh para ahli filsafat.
  • Plato
Menyatakan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang murni (asli)

  • Aristetoles
Mendefinisikan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran, seperti ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika etika, ekonomi, politik, dan estetika.

Selasa, 10 Maret 2015

PENDIDIKAN MORAL dan ETIKA ; Mengajar, Mendidik, Membimbing dan Melatih



Mengajar :
Menciptakan situasi kondisi anak yang mau belajar.

Mendidik :
Menanamkan nilai-nilai etika dan moral dengan cara memberi contoh

Membimbing :
Mengarahkan atau menuntun atau mengajak anak untuk mencapai kedewasaan jasmani dan rohani dan kelak dikemudian hari dapat hidup mandiri di masyarakat.

Melatih :
Melakukan segala sesuatu secara berulang

PENDIDIKAN BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN ; KISAH INSPIRATIF M.YUNUS




Muhammad Yunus lahir pada tanggal 28 Juni 1940 di Chittagong, Bengal Timur yang sekarang Bangladesh. Ia adalah putra dari pasangan Hazi Dula Mia dan Sufia Katun. Ia adalah seorang bankir dari Bangladesh yang mengembangkan konsep kredit mikro, yaitu pengembangan pinjaman skala kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu meminjam dari bank umum. Implementasi gagasannya berwujud Grameen Bank.

M. Yunus berasal dari salah satu keluarga menengah ke atas di desanya. Ayahnya merupakan penambang emas sukses dan mendorong anaknya untuk bersekolah setinggi-tingginya. Ibunya menjadi sosok yang menginspirasinya, karena selalu memberikan pinjaman kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Sufia Katun, ibu dari Muhammad Yunus, selalu membantu setiap orang miskin yang mengetuk pintu rumah mereka, baik itu sekadar meminjamkan barang ataupun uang. Pemandangan masa kecil Yunus inilah yang menginspirasinya untuk memberantas kemiskinan di Bangladesh dan akhirnya diganjar penghargaan Nobel.

Masa kecil Yunus dihabiskan di desa hingga pada 1947 keluarganya pindah ke kota Chittagong karena bisnis perhiasan ayahnya maju pesat. Otak Yunus sangat cemerlang hingga pada 1965 ia mendapatkan beasiswa PhD bidang ekonomi di Vanderbilt University Graduate Program in Economic Development (GPED).

PENDIDIKAN BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN ; Kreativitas, Inovasi dan Invensi






Melalui telaah linguistik dan analisa logika bahasa yang benar, maka di bawah inilah definisi atau pengertian kreativitas, inovasi dan invensi yang benar.

A.Kreativitas
Kreativitas adalah hasil daya pikir yang dituangkan ke dalam bentuk produk, dari produk yang sudah ada menjadi produk yang bentuknya berbeda tetapi fungsinya sama.
Ciri-ciri:
-Produk sudah ada
-Bentuk berbeda
-Fungsi sama
Contoh:
Sepeda onthel besar, kemudian dibuat sepeda onthel kecil.

B.Inovasi
Inivasi adalah hasil daya pikir yang dituangkan ke dalam bentuk produk, dari produk yang sudah ada menjadi produk yang bentuknya berbeda atau sama tetapi fungsinya berbeda.
Ciri-ciri:
-Produk sudah ada
-Bentuk berbeda atau sama
-Fungsi berbeda
Contoh:
Kanopi/atap motor yang atapnya tidak bisa dilebarkan kemudian diciptakan kanopi motor dengan fungsi baru yaitu atapnya bisa dilebarkan.

C.Invensi
Invensi adalah hasil daya pikir yang dituangkan ke dalam bentuk produk, dari produk yang sama sekali belum ada menjadi produk yang sama sekali baru dengan bentuk dan fungsi yang baru.
Ciri-ciri:
-Produk samasekali belum ada
-Gabungan fungsi yang sudah ada atau fungsi yang samasekali baru
-Bentuk baru dan fungsi baru (multifungsi)
Contoh:
Menciptakan payung yang sekaligus berfungsi sebagai tempat duduk.

Source :
https://abajakarta.wordpress.com/2013/02/21/bahasa-apa-beda-kreativitas-inovasi-dan-invensi/

PENDIDIKAN BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN ; BENEFIT of ENTREPRENEURSHIP



1. Opportunity to create your own destiny
2. Opportunity to make difference
3. Opportunity to reach your full potential
4. Opportunity to reap impressive profit
5. Opportunity to contributeto society and be recognized