STATISTIK dan STATISTIKA
STATISTIK:
Kumpulan data yang
disajikan dalam bentuk tabel/daftar, gambar, diagram, grafik atau ukuran-ukuran
tertentu yg menggambarkan suatu persoalan. Misal: statistik penduduk,
statistik kelahiran, statistik nilai siswa, dll
STATISTIKA:
Ilmu yang berhubungan
dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan serta
penganalisisannya, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yg cukup beralasan
berdasarkan data dan penganalisisan yang dilakukan.
STATISTIK
DESKRIPTIF
Statistik yang digunakan untuk
mendeskripsikan, menggambarkan,
menjabarkan, atau menganalisis data hasil penelitian sehingga mudah
dipahami tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.
Meliputi:
1) Penyusunan
dan Penyajian Data (Tabel, Distribusi Frekuensi, dan Grafik).
2) Ukuran
Pemusatan Data (mean/rata-rata, median, modus, kuartil, dan sebagainya).
3) Ukuran Penyebaran Data (jangkauan, simpangan rata-rata, variasi, simpangan baku,
dan
sebagainya).
4) Ukuran
Kemiringan dan Kurtosis.
STATISTIK
INFERENSIAL
Serangkaian teknik yang digunakan untuk mengkaji,
menaksir, dan mengambil kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari sampel
untuk menggambarkan karakteristik atau ciri dari suatu populasi.
Meliputi:
1) Probabilitas atau teori kemungkinan
2) Distribusi teoretis
3) Sampling dan sampling distribusi
4) Pendugaan
populasi atau teori populasi
5) Uji hipotesis rerata
6) Analisis
korelasi dan uji signifikansi
7) Analisis regresi untuk peramalan
8) Analisis varians; dan
9) Analisis kovarians
JENIS DATA MENURUT SIFAT
Nominal
:
Bersifat mengklasifikasikan saja, tanpa ada
jenjang diantara klasifikasi.
Angka hanya
bermakna sebagai variasi jenis tanpa bermakna tingkatan.
Misal: lakilaki–
perempuan, 1 untuk kode laki-laki dan 2 untuk kode perempuan, angka 1 dan 2
bukan merupakan tingkatan, yang artinya 2 bukan berarti lebih tinggi daripada
1.
Data jenis ini belum bisa dilakukan operasi
matematis.
Ordinal
:
Bersifat mengklasifikasikan, dan klasifikasi
tersebut sudah merupakan tingkatan sehingga dengan data ordinal ini angka sudah
menunjukkan mana yg lebih besar dan mana yang lebih kecil. Masing-masing
klasifikasi yang berupa tingkatan tersebut
tidak memiliki jarak yang sama.
Misal :
Juara kelas. Ada juara 1 juara 2 dst. Angka 1, 2, 3 sudah memiliki
makna tingkatan, juara 1 lebih tinggi nilainya daripada juara 2 dan juara 3.
Juara 2 lebih tinggi nilainya daripada juara 3. Juara 1, 2, dan 3 memiliki
nilai berturut-turut: 90,25; 89; dan 87. Jarak
antar juara tidak sama. Operasi matematis belum bisa digunakan, karena angka 1,
2 dan 3 hanya berupa ranking.
Interval
:
Bersifat mengklasifikasikan, dan klasifikasi
tersebut sudah merupakan tingkatan yang masing-masing tingkatan memiliki jarak
yang sama.
Misal: nomor sepatu. Sepatu dengan nomor 39, 40,
41, 42.
Pada data interval masing-masing tingkatan
tersebut memiliki jarak yang sama.
Dengan adanya interval, nomor sepatu 42 adalah nomor 39
ditambah 3cm, tapi belum bisa memaknai bahwa nomor 42 adalah nomor 39 dikali 3.
Data interval bisa dikenai operasi matematis penjumlahan dan pengurangan, namun
belum bisa dikenai operasi matematis perkalian dan
pembagian.
Hal ini karena data interval tidak memiliki angka
nol mutlak.
Rasio
:
Data dengan tingkatan yang tertinggi karena telah
memiliki angka nol mutlak.
Missal ukuran panjang atau tinggi, dan ukuran
berat. Berat 0 kg berarti memang tidak ada massa yang ditimbang. Berat 3 kg
lebih besar daripada berat 2 kg, berat 2 kg lebih besar daripada berat 1 kg.
Sehingga berdasarkan contoh tersebut kita bisa memaknai bahwa 3 kg adalah 2kg +
1kg atau 3kg adalah 3×1kg. Dengan demikian data rasio sudah bisa dikenai semua
operasi matematis: +, -, x, dan :
POPULASI
dan SAMPEL
Populasi (population)
merupakan data kuantitatif yang menjadi objek telaah.
Parameter (parameter) merupakan ukuran
yang
mencerminkan karakteristik dari populasi.
Sampel (sample)
merupakan sebagian dari populasi.
Statistik (statistic)
merupakan ukuran yang dihitung dari sampel.
STATISTIK
PARAMETRIK dan NON PARAMETRIK
STATISTIK
PARAMETRIK
Menganalisis data interval atau rasio
yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen.
STATISTIK NON
PARAMETRIK
Menganalisis data nominal dan ordinal
dari populasi yang bebas distribusi.
(Materi Kuliah : Dr. Hj. Murni Atma, M.Pd)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar